SANDAL ANAK ISLAMI UHUD

Rp220,000Rp240,000

Bersandal disamakan seperti naik kendaraan dalam hal sama-sama meringankan beban, tidak mudah kelelahan, kakinya lebih terjaga dari bahaya di jalan, seperti duri, jalanan yang kasar, atau kotoran. Hadis ini juga menunjukkan anjuran menggunakan sandal atau apapun yang dibutuhkan ketika safar sebagai perbekalan ketika safar. (Syarh Sahih Muslim, 14/73)

Hapus
+ -
Pesan Via Whatsapp

Bismillaahirrahmaanirrahim⁣
.⁣
Bersandal disamakan seperti naik kendaraan dalam hal sama-sama meringankan beban, tidak mudah kelelahan, kakinya lebih terjaga dari bahaya di jalan, seperti duri, jalanan yang kasar, atau kotoran. Hadis ini juga menunjukkan anjuran menggunakan sandal atau apapun yang dibutuhkan ketika safar sebagai perbekalan ketika safar. (Syarh Sahih Muslim, 14/73). Kapan memakai alas kaki bernilai pahala?

Pada asalnya, memakai alas kaki termasuk perkara tradisi, siapapun bisa melakukannya, termasuk orang yang tidak beragama. Karena itu, semata memakai sepatu, bukan termasuk amal yang berpahala. Namun jika diniatkan untuk mengikuti perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Insya Allah memakai alas kaki akan memiliki nilai ibadah.

Yuk mari hadirkan alas kaki kepada anak-anak kita dengan meniatkannya sebagai bentuk sunnah dan Insya Allah mengalirkan pahala kepada kita !.
_⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣
🛍🛒 – Yuk Diorder dan Dikoleksi mumpung PROMO !! 🔥⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣⁣

Berat 1 kg
Size Sandal

28, 29, 30, 32, 33, 34, 36

Color

, , , , , , , , ,

Based on 0 reviews

0.00 Overall
0%
0%
0%
0%
0%
Be the first to review “SANDAL ANAK ISLAMI UHUD”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Reviews

There are no reviews yet.

Shipping Calculator

Quantity
Destination
Province
City
District
Navigation
Close

My Cart

Close

Wishlist

Recently Viewed

Close

Great to see you here !

A password will be sent to your email address.

Dengan melakukan pembayaran dan membuat akun di Raffiz Moslem Kids Anda sudah menyetujui kebijakan privasi.

Already got an account?

Close

Categories